BBM Langka, Ribuan Warga Kota Tebing Tinggi Antri Panjang Di SPBU Kampung Keling

oleh -45 Dilihat
module:1facing:0; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: Night; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 0.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~15: 0.0; ?module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Tebing Tinggi, Transpublik.com,-
Ribuan warga Kota Tebing Tinggi mengantri panjang guna memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU 142061124 Kampung Keling, Kota Tebing Tinggi, Senin (01/12/25). Warga rela mengantri berjam-jam lamanya, ada yang 3 (tiga) jam sampai 5 (lima) jam baru dapat giliran pengisian minyak. Hal ini terjadi akibat langkahnya BBM di SPBU yang ada di Kota Tebing Tinggi, sehingga warga merasa resah dan kawatir.

Hasil pantauan awak media dilokasi SPBU Kampung Keling tampak ribuan warga pengguna sepeda motor dan mobil yang mengantri untuk mendapatkan minyak guna keperluan sehari-hari yakni mengantarkan anak-anak ke sekolah dan jalan untuk kerja. Hal ini diungkapkan salah satu warga yang telah mengantri selama 4 jam baru dapat giliran mengisi sepeda motornya.

Hery, salah satu Karyawan di SPBU 142061124 Kampung Keling, Kota Tebing Tingg yang menjabat sebagai Supervisor mengatakan bahwa BBM sebenarnya bukan langka, akan tetapi adanya kertelambatan pengiriman.

“Sebenarnya BBM bukan langka, namun adanya keterlambatan pengiriman yang mana akibat kejadian banjir yang lalu banyak pengangkutan kita terperosok dari Aceh dan Belawan, sehingga tidak bisa beroperasional dengan baik,” ucap Heri kepada wartawan.

Lanjutnya, antrian panjang sudah berlangsung selama dua hari ini dan mengenai ketersediaan minyak cukup. Terkait banyaknya yang bisa dibeli warga pengguna sepeda motor maksimal 50.000 dan pengguna mobil maksimal 200.000 dengan tujuan agar kebutuhan warga yang mengantri bisa terpenuhi, kata Hery.

“Dihimbau bagi warga masyarakat jangan kawatir atas ketersediaan BBM, karena stok minyak cukup. Kejadian ini juga tidak ada unsur sengaja dari pihak SPBU maupun Pertamina, murni karena kejadian banjir yang lalu sehingga pengiriman ada keterlambatan. Untuk saat ini ada sebanyak 8 ton pertalite yang masuk dan nanti malam pun akan masuk juga sebanyak 8 ton lagi. Selain itu di beberapa SPBU yang lain juga sudah mulai lancar pengiriman BBM-nya maka diharapkan warga tetap tenang dan bersabar,” akhir Heri. (TP/Ah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.