Tebing Tinggi, Transpublik.com,- Ratusan warga Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi menggeruduk Kantor Lurah Bulian di Jalan Letda Sujono, Selasa (2/11/2025).
Aksi mereka ini untuk meminta penjelasan dari pihak kelurahan yang dinilai kurang terbuka tentang pendataan penerima bantuan yang terdampak banjir beberapa hari yang lalu.
Seperti diketahui, akibat dari dampak banjir yang terjadi mulai tanggal 27 sampai 29 November lalu, warga yang terdampak banjir sudah mendapat bantuan yang disalurkan langsung oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama Polres Tebing Tinggi dan Forkopimda pada tanggal 1 Desember 2025.
Namun sampai saat ini, sebagian warga di Kelurahan Bulian khususnya Lingkungan 3 yang diperkirakan ratusan warga yang terdampak banjir belum mendapat bantuan apapun.
Pantauan di lokasi, warga yang hadir di kantor lurah tersebut meminta beberapa hal diantaranya, Lurah dapat segera mengusulkan kembali nama-nama warga terdampak banjir yang belum mendapat bantuan.
Kemudian, warga meminta agar Kepala Lingkungan (Kepling) 3 secepatnya diganti atau dicopot.
“Segera copot Kepling 3 ini untuk menjaga suasana aman dan kondusif di Lingkungan 3 Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi ini,” ujar Amri, salah satu warga yang turut serta melakukan protes.
Lurah Bulian Khairul Amri Damanik saat dikonfirmasi mengaku akan menyampaikan permasalahan ini kepada atasan, apakah akan dilakukan pendataan ulang.
“Masalah bantuan ini sebelumnya saya serahkan kepada kepala lingkungan. Karena kepling yang membagikan kupon, kepling yang mendata nama-namanya. Aspirasi masyarakat kita tampung, kita berusaha, kita akan sampaikan kepada atasan,” ujar Amri. (TP/Ah)






